Sabtu, 25 Desember 2010

Filsafatnya Tembang Macapat

Pada kesempatan ini, saya akan memaparkan sedikit pengetahuan yang saya dapat ketika saya masih duduk di Sekolah Dasar.Guru Bahasa Jawa saya memberikan pengetahuan yang menurut saya lucu dan unik bahwa ternyata tembang macapat itu ada filsafatnya ya?
Tembang macapat sendiri asal usulnya ketika jaman wali songo.
Adapun macam dari tembang macapat ini adalah :


  1. Maskumambang : (kumambang : kerampul) terapung, manusia yang masih dalam gua garba nya seorang ibu
  2. Mijil(lahir, mbrojol) : kita terlahir di bumi ini
  3. Sinom(isih enom) : manusia yang masih muda seperti anak kecil yang baru tahu entang dunia
  4. Kinanthi(nama bunga) : baru senang-senangnya cari ilmu maupun pekerjaan
  5. Asmarandhana : dari asal kata asmara (kasmaran) dan dahana(geni/api). orang yang sedang jatuh cinta
  6. Gambuh(jumbuh/sawiji :dadi siji ) : komitment dalam membuat keluarga
  7. Dhandanggula : gula (manis), hidup yang sudah manis, mapan, mulyo
  8. Durma : dari kata darma, sedekah
  9. Pangkur : dari kata mungkur, menjauhi larangan Tuhan
  10. Megatruh: megat + ruh : pisah nyawa
  11. Pocung : jadi pocong
Nah, itulah sedikit tentang makna dibalik judul lagu macapat. Kalo dihayati asal usulnya, keren kan? Gak kalah lah sama lagu2 Indonesia jaman sekarang yang notabennya kurang mengandung makna. Tetapi tembang  macapat ini penuh makna dan dengan aturan yang jelas bukan asal kreasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar