Stimulating Primary Mathematics Group-Discussion
Oleh : Shisumi Shimizu dan Dr. Marsigit, M.A.
Ikhtisar Oleh : Dian Andarwati_09313244020
Mengamati tingkah laku peserta didik ketika mereka berinteraksi dengan objek atau orang, mungkin point awal dalam mendiskusikan tentang mekanisme perkembangan kognitif mereka. Dalam berinteraksi mereka melihat objek, memegangnya, mendengarkan suara dari orang ataupun benda, lebih dari itu, mereka mungkin mengategorikan, mengingatnya, atau bahkan membuat rencana untuk aktifitas tertentu. (Turner, 1984) Meskipun konteks dari tugas telah dimulai ditampilkan dengan aspek analisis yang signifikan, telah menginterpretasika bermacam-macam cara, kadang dalam ranah yang sangat local, namun penulis berhipotesis bahwa diskusi dalam grup antar peserta didik adalah salah satu cara yang baik dalam mempelajari matematika.
Kelas yang dibagi-bagi dalam beberapa kelompok diskusi diharapkan akan lebih mengembangkan kemampuan peserta didik. Pendidik sebagai fasilitator peserta didik yang bisa memberikan solusi yang solutif ketika peserta didik membutuhkan. Pendidik juga berungsi sebagai pengendali aktifitas kelas.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih meningkatkan praktek pembelajaran matematika di kelas. Untuk itu perlu adanya improvisasi terhadap metode pembelajaran matematika agar lebih menarik dan menyenangkan peserta didik.
Dalam penelitian ini, peserta didik pertama peserta didik diberi masalah tentang mencari pola bilangan. Peserta didik diberi kesempatan untuk mendiskusikan masalah tersebut. Diskusi diharapkan kondusi dan ada timbal balik antar peserta didik dalam kelompok kecil. Peserta didik bisa saling bertukar pengalaman dan ilmu tentang bagaimana mencari solusi dari permasalahan tersebut. Pendidik mengontrol kegiatan di kelas dan menjadi fasilitator ketika peserta didik membutuhkan arahan dari pendidik.
Dengan metode kelompok diskusi kecil dalam kelas diharapkan peserta didik lebih paham terhadap apa yang sedang mereka pelajari. Sehingga tidak hanya paham konsep saja, namun peserta didik juga bisa bertukar pengalaman tentang hubungan matematika yang dia dapat di kelas dengan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kelompok diskusi juga akan menambah nilai social untuk masing-masing peserta didik, sehingga secara tidak langsung peserta didik dapat meningkatkan kemampuan matematikanya dan kemampuan sosialnya serta kemampuan dalam menyampaikan pendapat-pendapat siswa sehingga secara tidak langsung metode ini dapat meningkatkan bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar