ENGLISH FOR VOCATIONAL SCHOOL
Presenting at the Workshop of The Teachers Professional Development
SMK MUHAMMADIYAH 3 KLATEN
Saturday, 17 May and Friday 23 May 2008
Oleh : Dr. Marsigit, M.A.
Ikhtisar Oleh : Dian Andarwati_09313244020
Sekolah Kejuruan atau yang biasa disebut dengan Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) mempersiapkan peserta didik untuk langsung terjun ke dunia kerja setelah lulus dari sekolah tersebut. Oleh karena itu, dalam Sekolah Kejuruan peserta didik dibekali dengan keahlian-keahlian tertentu yang sesuai dengan keahliannya. Sehingga ketika peserta didik lulus dari sekolah tersebut, mereka diharapkan mampu menerapkan ilmunya dengan bekal skills yang didapat dari SMK. Selain dibentuk dengan keahlian, peserta didik juga dibentuk dengan berinteraksi langsung dalam dunia kerja dalam bentuk magang. Pemerintah dalam hal ini turut mengembangkan sekolah kejuruan, dan diharapkan lulusan sekolah kejuruan dapat memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja dan dapat mengurangi pengangguran di Negara kita.
Dalam mempersiapkan tenaga kerja yang professional dan berwawasan dan berdaya saing global, pendidikan harus mampu menjadi sarana untuk mencapai hal tersebut. Salah satunya adalah mempersiapkan tenaga ahli yang mampu menguasai bahasa Inggris sehingga dapat bersaing dengan tenaga ahli dari luar negeri.
Penguasaan bahasa Inggris oleh peserta didik Sekolah Kejuruan juga dimaksudkan agar peseta didik lebih memahami materi pelajaran dalam pemahaman bahasa Inggris. Sehingga secara tidak langsung peserta didik akan terlatih dengan bahasa global bahasa Inggris.
Selain dalam pembelajaran, diharapkan peserta didik mengaplikasikan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi sehari-hari dengan teman-temannya. Sehingga bahasa Inggris menjadi tidak asing lagi bagi kalangan calon tenaga ahli Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar