MATHEMATICAL EXPERIENCES OF THE FIFTH
GRADE STUDENTS
Disampaikan pada:
SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENERAPAN MIPA
FMIPA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
1 Agustus 2006
Oleh : Dr. Marsigit, M.A.
Ikhtisar Oleh : Dian Andarwati_09313244020
Dalam makalah ini menjelaskan tentang filosofis pengalaman peserta didik dalammenyelesaikan soal terkait pecahan. Penggunaan alat peraga model linier lebih mengembangkan kreativitas siswa dibandingkan model ruang.Hal ini mmepengaruhi pemilihan pendekatan peneliti untuk mengembangkan alat peraga.
Dalam hermenetik Greimas, peserta didik berada dipusat pembelajaran matematika.Pendidik mempunyai peranan sebagai pengirim informasi dan sebagai penyemangat peserta didik yang mana peserta didik mempelajari materi objek tersebut.
Penelitian telah memberikan hasil penelitian yang memberikan pandangan yang berbeda.Penelitian telah memberikan jalan kepada pendidik untuk lebih memanage kelas dan alat peraganya.
Penulis menyadari bahwa perbedaan konteks dalam waktu dan tempat seperti yang telah dikatakan oleh Kant,mungkin berdampak pada persepsi peserta didik dalamobjeknya. Oleh karena itu, pendidik perlu melatih factor-faktor yang mendukung dalam pembelajaran matematika. Hubungan diantara fitur sangatlah intensif untuk didiskusikan dalamteoriKant dalam bukunya “Critical of Pure Reason”.Secara umum, aspek pembelajran matematika adalah untuk mengajak subjek dan objek dalamskema Hermenetik greimas. Tujuannya untuk mengajak menentukan hubungan filosofis dalam sudut pandang yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar