Sabtu, 08 Oktober 2011

Resume (1) English for Mathemathics Education I, Week (5)

Kant’s Concepts of Mathematics
Dipresentasikan dalam English Journal Club FMIPA UNY

Paper to be presented at English Journal Club
Oleh                :  Dr. Marsigit, M.A.
Ikhtisar Oleh   : Dian Andarwati_09313244020

Proposisi sintetik adalah proposisi yang dapat disebut benar ataupun tidak benar berdasarkan kenyataab tentang dunia dalam kontras ke proposisi analisis yang benar menurut definisi. (Wikipedia). Pengetahuan apriori adalah pengetahuan proposional yang dapat dipunyai tanpa pengetahuan. Ini biasanya kontras dengan pengetahuan aposteriori yang memerlukan apriori. Matematika dan logika biasanya diyakini sebagai disiplin apriori. Ilmu alam dan social biasanya diyakini sebagai disiplin aposteriori. (Wikipedia). Immanuel Kant, Prolegomena dalam Any uture Metaphysics, First of the Transcedental Problem: How is Pure Mathematics Possible? Penelitian dalam keaslian matematika memberikan kita isyarat dan kondisi kemungkinan tertinggi yang beberapa intuisi murni harus dipenuhi. Jika kita bisa memposisikan intuisi murni dan kemungkinan, kita akan dengan mudah bagaimana secara mudah proposisi sintetis dapat menjelaskan kemungkinan matematika murni dan konsekuennya bagaimana ilmu alam itu sendiri adalah mungkin.

Apa yang biasanya kita buat agar orang percaya adalah predikat keputusan apodiktik yang sudah terisi dalam konsep kita dan keputusan yang analitik adalah duplikat dari ekspresi. Permintaan untuk berpikir untuk predikat sebaga sesuatu yang dibutuhkan yang mengimplikasikan pada pemikiran konsep yang sudah diberikan yang dibutuhkan. Akan tetapi, pertanyaannya adalah bukan apa yang kita minta untuk bergabung dengan konsep itu namun apa yang biasanya kita pikirkan bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar